Hukum Berziarah Kubur ke Makam Para Wali

Bagaimana hukumnya berziarah ke makam para wali? Sebab di daerah saya sering mengadakan ziarah makam wali.

 

Jawaban:

Ulama Ahlussunnah sepakat bahwa hukum ziarah kubur bagi kaum laki-laki itu hukumnya sunnah.

Dalam hadits riwayat al-Hakim disebutkan perintah Nabi sholallohu ‘alahi wasallam:

“Dulu Aku melarang kalian ziarah kubur, maka sekarang berziarahkuburlah, karena ziarah kubur itu bisa melunakkan hati, bisa meneteskan air mata dan mengingatkan alam akhirat, dan janganlah kalian berkata sesuatu yang buruk.” (HR. Hakim)

Dari hadits ini diperbolehkan berziarah kubur selama tidak menimbulkan kesyirikan atau mengerjakan hal-hal dilarang seperti: meyakini bahwa simayit tersebut bisa mendatangkan mudhorat atau manfaat sehingga dia memohon kepada ahli kubur tersebut, tidak berziarah kubur dengan safar, tidak beribadah dikubur seperti sholat atau baca al-Qur’an di atas kuburan.

Karena Rosululloh sholallohu ‘alahi wasallam bersabda yang bersumber Dari Abu Huroiroh rodhiallohu ‘anhu, bahwa Rosululloh sholallohu ‘alahi wasallam bersabda:

Jangan jadikan rumah kalian sebagai kuburan, dan jangan jadikan kuburanku sebagai Id, bershalawatlah kepadaku karena shalawat kalian akan sampai kepadaku dimanapun engkau berada.(HR. Abu Daud)

Dan dari Ibnu Umar rodhiallohu ‘anhuma, Rosululloh sholallohu ‘alahi wasallam bersabda,

Jadikanlah rumah kalian sebagai tempat sholat kalian, jangan jadikan ia sebagai kuburan.(HR. Al-Bukhori dan Muslim)

 

Sumber: Naskah TJS Edisi 84 Nomor 1

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *