Bagaimana Kalau Pinjam Uang Ke Koperasi Yang Saat Pembayarannya Ada Lebihnya?

Bagaimana kalau pinjam uang ke koperasi yang saat pembayarannya ada lebihnya?

 

Jawaban:

Ini tidak beda jauh dengan meminjam uang di bank ribawi.

Ketika ada orang yang meminjam uang di bank, dari sudut pandang nasabah, hakekatnya dia tidak mengambil uang riba. Namun dia mengambil uang dari pihak yang melakukan transaksi riba. Sehingga secara hukum, uang yang ia dapat adalah halal namun perbuatannya adalah haram.

Meminjam di bank, berarti melakukan transaksi riba dengan bank. Karena pada saat meminjam bank, dia menyetujui nota kesepakatan adanya penambahan ketika pelunasan bunga. Dan itu riba.

Inilah yang menjadi masalah ketika seseorang meminjam uang di bank. Dia menyepakati transaksi riba. Meskipun riba itu belum diberikan pada saat dia menerima pinjaman. Tapi dia telah berkomitmen, dirinya akan memberikan riba ketika pengembalian. Orang yang melakukan kesepakata demikian, mendapat ancaman hadis dari Jabir bin Abdillah rodhiallohu ‘anhuma,

Rosululloh sholallohu ‘alahi wasallam melaknat orang yang memakan riba, nasabah riba, juru tulis dan dua saksi transaksi riba. Nabi bersabda, “Mereka itu sama.” (HR. Muslim)

Ketika seseorang meminjam uang di bank, dia melakukan dua kesalahan yang diancam dalam hadis di atas,

Pertama, ketika meminjam dia menyepakati transaksi riba.

Kedua, ketika mengembalikan, dia memberi makan riba.

Wallohu a`lam

 

Sumber: Naskah TJS Edisi 160 Nomor 6

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *