Anak Menolak Jodoh yang Sholeh yang Diharapkan Orang Tuanya

Umi sebagai orang tua sudah mencarikan jodoh yang sholeh untuk anak perempuan kami, berpendidikan, hafiz Al-Quran, baik, ganteng dan dari keluarga pesantren yang agamis, tapi kami tidak faham akan anak kami yang tetap menolak perjodohan ini, sampai akhirnya ikhwannya mundur.

Kami telah berdoa dan berusaha, bahkan sampai hari ini pun masih sholat hajat agar mereka dijodohkan, Walaupun kami tahu ikhwannya mundur untuk berhenti dari perjodohan ini dengan istikhoroh.

Bagaimana agar kami mendapat keberkahan dalam masalah tersebut? Karena kami ingin punya mantu yang sholeh.

Mohon pencerahannya

 

Jawaban:

Usaha yang anda lakukan yaitu mencarikan jodoh untuk anak perempuan anda dengan mempriotaskan keshalehan atau agama yang bagus adalah usaha yang sangat baik, dan inilah yang sesuai dengan ajaran Islam, bahwa bagusnya agama merupakan prioritas dalam perjodohan.

Rosululloh sholallohu ‘alahi wasallam pun menganjurkan memilih istri yang baik agamanya, beliau bersabda:

“Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Bukhori-Muslim)

Rosululloh sholallohu ‘alahi wasallam juga bersabda,

“Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.” (HR. Tirmidzi)

Adapun apa yang anda alami tentunya sudah terjadi, saran kami didik kembali anak perempuan anda dengan agama Islam, terkhusus dalam bab pernikahan yang sesuai syariat Islam, mulai dari mencari jodoh hingga berkeluarga. InsyaAlloh ia akan memahaminya dan mengaplikasikannya.

Adapun ikhwan tadi yang mundur, jikalau itu memang jodohnya maka in syaAlloh akan kembali, jikalau bukan jodohnya maka tidak akan kembali. Anda bisa mencarikan kembali ikhwan yang baik agama dan akhlaknya untuk anak perempuan anda. Dan setelah itu serahkan urusan ini kepada Alloh ta’ala. Semoga Alloh memudahkan urusan anda.

Wallohu a`lam.

 

Sumber: Naskah TJS Edisi 155 Nomor 5

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *