Senang Mencari Kesalahan Orang Lain, Bagaimana Hukumnya?

Ada orang yang selalu menyelidiki orang dan terus menghasud, dia selalu mencari-cari terus kesalahan orang, bagaimana hukum orang seperti ini pa ustad?

 

Jawaban:

Tajassus atau mencari-cari kesalahan orang lain adalah perbuatan yang sangat tercela dan perbuatan ini diharamkan oleh Alloh dan Rosul-nya.

Alloh berfirman,

“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain” (QS. Al-Hujurat : 12)

Dalam ayat tersebut, Alloh melarang kita untuk mencari-cari kesalahan orang lain. Entah itu dengan kita menyelidikinya secara langsung atau dengan bertanya kepada temannya.

Tajassus biasanya merupakan kelanjutan dari prasangka buruk sebagaimana yang Alloh larang dalam beberapa kalimat sebelum pelarangan sikap tajassus. Larangan dari hadis, Rosululloh sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dustanya ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Alloh yang bersaudara.” (HR. Muslim)

Maka jika anda menemukan orang yang suka tajassus, segeralah nasihati dia, dan ajak dia agar menyibukan diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Demikian.

Wallohu a`lam

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *